Euro Sentuh Titik Terendah, Dolar dan Poundsterling Idaman

Ekonomi - / Selasa, 17 Januari 2012 14:15 WIB 


Metrotvnews.com, Jakarta: Ketika perekonomian zona euro terus memburuk, kurs euro hingga akhir pekan lalu mencapai titik terendah dalam 16 bulan terakhir. Mata uang dolar Amerika dan poundsterling Inggris menjadi idaman bagi eksportir Eropa.

Tidak hanya para eksportir, terutama Jerman yang menikmati situasi saat ini. Para pemegang dolar Amerika dan poundsterling lebih suka memilih berlibur ke negara-negara zona euro. Pasalnya, daerah tujuan wisata Eropa menjadi lebih murah dibanding 16 bulan yang lalu.

Para pemilik kedua mata uang keras itu tidak hanya memperoleh keuntungan di tempat-tempat penukaran uang atau penjualan langsung, juga pada penjualan melalui internet. Menurut biro penjualan valuta asing, Travelex, penjualan euro mengalami kenaikan hingga sepertiga pada bulan Januari 2012 dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, menurut pengamat pasar uang BGC Partners, Louise Cooper, pasar uang lebih cair dibanding pasar modal. Siapa saja dapat sewaktu-waktu bertransaksi. Dengan situasi perekonomian Eropa saat ini, kurs euro akan tetap tertekan.

Louise menambahkan setidaknya ada tiga faktor yang mendorong euro tetap tertekan. Pertama Bank Sentral Eropa (ECB) akan memangkas suku bunganya satu atau dua kali lagi dalam tahun ini. Kedua lembaga pemeringkat utang menurunkan peringkat utang negara zona euro. Dan ketiga krisis utang zona euro akan mencapai puncaknya.(DSY)

Komentar